Tampilkan postingan dengan label QBASIC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label QBASIC. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Desember 2015

Statement GO TO dan IF

Halo disini masih ada yg bingung sama statement GO TO sama IF? Disini saya akanmenjelaskannya 
Masih ingetkan statement GO TO untuk apa?

GO TO : kondisi tanpa syarat
IF : kondisi dengan syarat

Perbedaanya disitu biar gampangnya sih, selain ada bedanya GO TO dan IF bisa di gabung namanya LOOP (berulang)

Kita masuk ke contoh sederhana



10 LET X = 1
20 PRINT X
30 IF X = 5 THEN 60
40 LET X = X + 1
50 GOTO 20
60 END

Maka outputnya

Ada juga contoh lagi pakai soal kasus
Mahasiswa baru yg sedang di ospek, disuruh meminta tanda tangan dosen, panitia, senior dan karyawan. Sebuah ttd dari dosen maka dapat poin 3, dari panitia dapat poin 2, dari senior dan karyawan dapat poin 1. Jika mahasiswa dapat mengumpulkan poin  lebih dari dengan 80  berarti dia lulus, lebih dari dengan 70  berarti dia lulus, kurang dari sama dengan 60 mendapat hukuman berat.



Maka outpunya jika di input 20, 3, 1



Statement GO TO

Statemen GO TO adalah sama seperti IF tetapi di loncat maksudnya langsung ke baris yg dituju tanpa harus melakukan sebuah syarat seperti IF

Disini saya punya contoh GO TO 



10 LET A = 1
20 LET B = 2
30 PRINT A
40 GOTO 70
50 PRINT B
60 PRINT "BASIC"
70 END

Maka outputnya seperti ini



Kenapa outputnya 1? Karena sebelum perintah GO TO ada perintah PRINT A maka yg tercetak angka 1, lalu GO TO 70. Di line 70 adalah END, yaitu mengakhiri program, maka outpunya angka 1


Statement Kondisi

Statement IF
1.       IF THEN – END IF (satu kondisi)

Berfungsi menetukan apakah kondisi (ekspresi logika) memenuhi syarat untuk melaksanakan statemen if

IF (ekspresi logika) Then

Statement

End if

Contoh



Outputnya




2.       IF THEN – ELSE – END IF (dua kondisi)

Berfungsi jika ekspresi logika menghasilkan benar maka statement 1 yg akan dilaksanakan dan sebaliknya dengan statement 2

IF (ekspresi logika) THEN

STATEMENT 1

ELSE

STATEMENT 2

END IF

Contoh



OUTPUT




3.       IF THEN – ELSE IF – END IF (lebih dari 2 kondisi)

Berfungsi jika ekspresi logika menghasilkan benar

IF (ekspresi logika) Then

Statement 1

Elseif (ekspresi logika) Then

Statement 2

Else

End if

Contoh




OUTPUT




Statement CASE

Proses eksekusi akan diteruskan kebagian tertentu dari suatu program berdasarkan nilai kondisi yg di test
Select case (variable)
Case (ekspresi 1)
Statement 1
…
Case (ekspresi 2)
Statement 2
…
Case else
…
End select

Contoh



INPUT "masukan kode hari"; hari
SELECT CASE hari
    CASE 1
        PRINT "senin"
    CASE 2
        PRINT "selasa"
    CASE 3
        PRINT "rabu"
    CASE 4
        PRINT "kamis"
    CASE 5
        PRINT "jumat"
    CASE 6
        PRINT "sabtu"
    CASE 7
        PRINT "minggu"
    CASE ELSE
        PRINT "salah kode"
END SELECT


Output

 





Kamis, 30 April 2015

Perintah Input Output

Assalamualaikum ^^
Kali ini saya akan membahas tentang cara membuat input dan outputnya gimana. Sebelumnya saya sudah membahas READ sama PRINT. Sebelum masuk ke pembahasan kita kali ini, saya akan menjelaskan beberapa statment yang mungkin penting saat kalian menuliskan listing program.
  1. Perintah CLS 
Perintah CLS ini gunanya untuk menghapus layar/menghapus output sebelumnya, ini dikenal dengan istilah Clear Screen

     2. Perintah REM
Perintah REM berfungsi untuk menuliskan judul program tetapi perintah ini tidak berpengaruh saat program di jalankan

REM (Nama Program)

     3. Perintah PRINT 
Perintah PRINT berfungsi mencetak hasil keluaran
Pemisah kata:

  • , (koma) berjarak 11-14 spasi
  • ; (titik koma) berjarak 1 spasi
PRINT "(Statment)"
PRINT "NAMA"; nm
PRINT "KELAS", kls

      4. Perintah LET
Perintah LET statement input yang digunakan untuk memasukan nilai dari suatu variabel

LET (Nama_Variabel) = (nilai)

      5. Perintah INPUT
Perintah ini digunakan untuk memasukan data dengan mengetik melalui keyboard

Contoh program:

REM Program Menghitung Luas Persegi Panjang
CLS
INPUT "Masukan Nilai Panjang : "; pjg
INPUT "Masukan Nilai Lebar : "; lbr
LET persegi = pjg * lbr
PRINT "Luas Persegi Panjang Adalah ", persegi
END

Sekian pembahasan ini, semoga bermanfaat :) 
Wassalamualaikum ~


Program Pengulangan Menggunakan LET dalam QBASIC


Assalamualaikum ^^ bertemu lagi dengan saya ^o^ semoga kalian tidak bosan bosan mengunjungi blog saya ini hehe. Kali ini kita akan membahas penggunaan perintah LET.

Perintah LET itu apa sih? di dalam QBASIC LET itu seperti memberi nilai atau operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, atau yg lainnya. 

LET (Nama Variabel)


Ini contoh program untuk menampilkan 3, 5, 7, 9 menggunakan LET 


10 DATA 1
20 READ A
30 LET A = A + 2
40 PRINT A
50 LET A = A + 2
60 PRINT A
70 LET A = A + 2
80 PRINT A
90 LET A = A + 2
100 PRINT A
110 END


Kita membuat perulangan dengan menggunakan LET dan harga pertamanya itu 1 jadi setelah kita memberi harga awal selanjut nya 
READ A maksudnya membaca variabel A, variabel A bernilai 1 
LET A = A + 2 ini artinya operasi penjumlahan A = variabel A + 2, tadi variabel A kita udah beri nilai 1 kan abis itu kita jumlah dengan 2
PRINT A maksudnya mencetak hasil A, hasil operasi penjumlahan A itu kan 3 maka yg akan di print adalah 3

Outputnya seperti ini



Semoga bermanfaat =D 

Program Sederhana QBASIC

Assalamualaikum ^^ kali ini saya akan membahas tentang bahasa pemrograman QBASIC(QUICK BASIC). QBASIC pertama kali dibuat oleh John G. Kemmeny dan Thomas E. Kurzt lebih dari 20 tahun yg lalu. Nah sekarang kita mau bahas bagaimana membuat program sederhana di QBASIC.

Statment dasar QBASIC adalah seperti ini:

PRINT (argumen)

END

Contohnya untuk menampilkan tulisan Hello World

PRINT "Hello World!"
END


untuk menjalankan program QBASIC klik Run > Start atau bisa juga dengan pencet pada keyboard F5


Contoh lain untuk menampilkan beberapa data, kita menggunakan perintah data, print, dan read



10 DATA "14114328","Fitri Mustika Sari",87,"1KA20"
20 READ NPM$, NAMA$, NILAI, KELAS$
30 PRINT "NPM :"; NPM$
40 PRINT "NAMA :"; NAMA$
50 PRINT "NILAI :"; NILAI
60 PRINT "KELAS :"; KELAS$
70 END

Maka outputnya seperti ini:




Semoga artikel ini bermanfaat ^o^ jangan lupa sering mengunjungi blog akuu ;) 
Wassalamualaikum ^^

Mengenal Bahasa Pemrograman QBASIC

Sejarah QBASIC

Bahasa BASIC dibuat oleh John G.Kemmeny dan Thomas E.Kurtz lebih dari 20 tahun yang lalu dan merupakan bahasa tingkat tinggi yang relatif mudah dipelajari dan dimengerti.

Dalam perkembangannya , Bahasa BASIC dikembangkan dalam dua jenis, yaitu interpreter dan compiler. Interpreter seperti GW-BASIC pada sistem operasi MS-DOS, maupun BASICA pada sistem

QBasic dicadangkan sebagai menggantikan GW-BASIC. Version 1.0 diedar bersama MS-DOS 5.0 dan berikutnya, termasuk Windows 95, Windows NT 3.x, dan Windows NT 4.0. IBM menkompil semula QBasic dan memasukkannya kedalam PCDOS 5.x, dan juga OS/2 2.0 berikutnya. eComStation, hasil dari kod OS/2, disertakan bersama QBasic 1.0. QBasic 1.1 disertakan bersama dengan MS-DOS 6.x, dan, tanpa EDIT, dalam Windows 95, dan Windows 98. Bermula dengan Windows 2000, Microsoft tidak lagi menyertakan QBasic bersama sistem pengoperasian mereka.

Ia diasaskan pada kompiler 4.5 QuickBASIC lebih awal tetapi tanpa kompiler QuickBASIC dan penyambung unsur (linker elements). Sehingga MS-DOS 7, penyunting MS-DOS memerlukan QBasic. Aturcara "edit.com" hanya memulakan QBasic dalam mod sunting sahaja.

Sungguhpun QBasic (bersama dengan Penyunting MS-DOS dalaman) mula diperkenalkan sebagai sebahagian dari Paket MS-DOS 5.0, ia tidak bergantung khusus kepada MS-DOS 5.0 untuk dilaksanakan. QBASIC (dan Penyunting) boleh digunakan bersama versi DOS sebelumnya, sehingga sekurang-kurangnya versi 3.20. Tetapi, ingatan mencukupi dan CPU yang agak pantas masih diperlukan, sekiranya tidak aturcara dilaksanakan dengan amat perlahan.

Pada masanya, QBasic memberikan IDE terkini (state-of-the-art) termasuk debugger dengan ciri-ciri seperti penilaian secara langsung (on-the-fly) dan penukaran kod yang masih luar biasa lebih sepuluh tahun berikutnya.

QBasic boleh dilaksanakan secara tempatan dengan menggunakan hampir kesemua versi DOS dan Windows, dan dengan menggunakan emulator DOSBox percuma, ia dapat dilaksanakan pada pelantar seperti Linux dan FreeBSD.


QBasic disertakan bersama dengan beberapa aturcara contoh siap tulis. Ia termasuk permainan komputer Nibbles (variasi [[permainan video Snake), permainan komputer Gorillas, permainan melontar pisang meletup dihasilkan dari Permainan Artillery pertama kali dihasilkan pada Tektronix 4051 dan kemudiannya HP 2640 HP 2647 dan RemLine, kod GW-BASIC aturcara penghapus nombor baris.

Aturan - aturan dalam membuat nama variabel dalam QBASIC

  • Penggunaan nama variabel maksimum 40 karakter, dimulai dengan huruf A..Z diakhiri dengan $, %, &, !, # untuk menunjukan type data
  • Huruf besar/kecil sama, tidak sama dengan reserved word, dan tidak pakai spasi
  • Dapat berupa angka dan huruf tetapi harus dimulai dengan huruf
Type Data dalam QBASIC
  • String ($), panjang karakter 32,767
  • Integer (%), panjang karater -32,768 sampai 32,767
  • Long Integer (&), panjang karakter -2,147,483,648 sampai 2,147,483,647
  • Single precision/variabel numerik tunggal (!) panjang karakter +1.401298 E-45 sampai +3.402823 E+38
  • Double precision/vairabel numerik ganda (#) panjang karakter +4.9408656  D-324 sampai +1.7976931 D+308
cr: http://ms.wikipedia.org/wiki/QBasic https://bangdewa.wordpress.com/tag/qbasic/page/3/